Jumat, 13 Maret 2009

PDT. HARUN I. DETHAN. MA.

Kehidupan selalu diwarnai oleh pernik-pernik indah, yang kemungkinan besar dapat menghiasi hidup sehingga hidup terlihat penuh keindahan. Ada kalahnya kita mencari keuntungan namun yang kita jumpai kerugiaan, dalam perjalan iman seseorang yang percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah, ia akan meraih keuntungan, ketika ia bertekun. paling sedikit ada empat keuntungan yang dapat kita raih ketika kita bertekun.
1. Ketekunan membentuk karakter (Yakobus 1:4)
2. Ketekunan membuahkan keberhasilan (Matius 25:28 dan Yakobus 5:11)
3. Ketekunan mendatangkan kebahagiaan (Matius 25:21 dan Lukas 19:17)
4. Ketekunan menjadikan kedewasaan (Filipi 3:12)
Jika kita ingin beruntung bertekunlah mulai dari sekarang, tentu bertekun didalam Tuhan dalam.
disarikan dari khotbah Pdt. harun dethan.

Rabu, 04 Februari 2009

Terang bagi Bangsa

PENTINGNYA PERTUMBUHAN IMAN PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Jul 24, 2008 at 03:36 PM

Matius 8:13, 9:29

Yesus berkata : ”Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya”. ”Jadilah kepadamu menurut imanmu.” Dari dua ayat ini kita melihat bahwa daya dan kuasa iman tidak terbatas. Tetapi prakteknya dalam hidup orang Kristen masih terbatas. Kenapa bisa demikan? Karena iman kita juga masih terbatas. Karena itu kita perlu iman yang terus berkembang dan bertumbuh. Kalau iman besar maka hasilnya juga besar.

Matius 15:21-28. Di daerah Tirus Sidon (sekarang daerah Libanon) ada seorang perempuan Kanaan yang anaknya kerasukan setan. Kita pasti tahu bagaimana sengsaranya dan besarnya beban ibu ini mengasuh anaknya. Sehingga ketika ia dengar tentang Yesus yang sanggup menyembuhkan anaknya, ia langsung menemui dan memohon kepada Yesus. Namun Yesus tidak menghiraukan perempuan itu.

Bahkan murid-murid Yesus meminta supaya perempuan ini diusir. Yesus juga berkata : "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Walau diacuhkan dan ditolak Yesus karena bukan orang Yahudi namun perempuan itu makin mendekat. Kemudian Yesus berkata "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing." Perempuan itu dianggap seperti seekor anjing. Anjing bagi orang Yahudi adalah binatang haram. Jadi sebuah penghinaan besar kalau disebut anjing. Tetapi jawab perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.", Perempuan ini sangat yakin bahwa Tuhan Yesus berkuasa untuk menyembuhkan anaknya. Berulangkali Yesus mengujinya tetapi tidak mau kalah dalam ujian. Yesus takjub mendengar jawaban ibu itu lantas berkata : “"Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Kalau kita mempunyai iman besar maka akan terjadi sesuai dengan keinginan kita. Banyak anak Tuhan mempunyai keinginan yang banyak, membuat program-program luar biasa tetapi imannya kecil. Petrus hampir tenggelam karena imannya kecil. Matius 14:24-32. Waktu itu murid-murid lebih dulu naik perahu dan Yesus naik ke bukit untuk berdoa. Di tengah danau Galilea perahu murid-murid diombang-ambingkan oleh angin sakal membuat mereka semua ketakutan. Waktu itulah Yesus muncul berjalan di atas air sebab Yesus Mahakuasa. Tidak ada hukum alam yang membatasi kuasa Yesus. Murid-murid mengira itu hantu, tetapi Yesus berkata : "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Petrus berteriak : "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." Yesus mempersilahkannya untuk datang kepadaNya. Beberapa saat Petrus bisa berjalan di atas air, tetapi ketika ia merasakan tiupan angin, ia mulai tenggelam dan hampir tenggelam. Kemudian Yesus menolongnya. Lalu Yesus berkata : ”Hai orang yang kurang percaya (little faith) mengapa engkau bimbang.” Hal ini sekarang yang menjadi masalah banyak orang Kristen. Percaya kepada Firman Tuhan, percaya kepada Tuhan Yesus tetapi imannya kecil. Kalau iman kita besar maka seluruh keinginan kita akan tercapai. Namun kalau kita hanya mempunyai iman kecil seperti Petrus, hasilnya akan kecil dan bisa tenggelam. Oleh karena itu iman kita harus ditingkatkan levelnya, harus bertumbuh. Gereja Tuhan yang kuat berdiri di akhir zaman ini haruslah gereja yang bertumbuh imannya. Kalau iman kita bertumbuh maka kita akan menghasikan perkara-perkara yang tidak pernah kita lihat sebelumnya. 1. Iman --> sebagai pemberian untuk keselamatan. Efesus 2:8. Setiap orang percaya sudah mempunyai iman karena itu kita disebut orang-orang beriman. Waktu kita mulai bertobat, lahir baru Tuhan sudah memberikan iman. Masing-masing kita diberikan satu takaran iman. Tetapi iman itu musti kita minta supaya bertumbuh. 2. Iman dari Firman Tuhan. Roma 10:17. Iman itu timbul dari pendengaran dan mendengar Firman Tuhan. Kita musti peka kepada Firman Tuhan. Semakin banyak kita mendengar Firman, menerima Firman, iman kita semakin bertambah. 3. Iman dari berdoa dalam Roh Kudus. Yudas 1:20. Kita mungkin mau berkat besar, tetapi berdoa malas. Apalagi berdoa dalam roh. Ini harus dilakukan oleh orang yang sudah penuh dengan Roh Kudus. Berdoa dalam bahasa Roh menambah iman kita. Saya selalu menganjurkan bukan hanya berdoa tetapi menyembah juga dalam bahasa roh. 4. Iman karena impartasi. 2 Timotius 1:5. Timotius, seorang hamba Tuhan, anak rohani dari rasul Paulus, mempunyai iman yang kudus dan kuat. Iman itu ia terima dari ibunya Eunike, dan iman ibunya datang dari neneknya Lois. Berarti iman bisa diimpartasi dari orang ke orang. Oleh sebab itu para orang tua, kakek-nenek, opa-oma, harus bisa mengimpartasi iman kepada anak-anaknya bahkan kepada cucunya. Jangan pernah mengimpartasikan ha-hal yang buruk kepada anak-anak kita. Musa mengimpartasikan urapannya kepada Yosua. Elia mengimpartasikan kuasanya kepada Elisa. Kita juga bisa mendapat impartasi melalui penumpangan tangan. Baca 2 Timotius 1:6. Jangan anggap enteng penumpangan tangan oleh hamba-hamba Tuhan yang diurapi. Penumpangan tangan bisa mengimpartasikan karunia-karunia Tuhan. Sebab itu kita hargai impartasi dari orang tua, kakek-nenek dan dari para hamba Tuhan. 5. Iman karena Doa dan Puasa. Matius 17:19-21. Di zaman yang serba canggih ini, Iblis juga canggih dan licik. Karena Iblis makin lihai maka Tuhan Yesus berkata : ”Jenis ini tidak bisa diusir selain doa dan puasa. Kita musti berdoa + puasa. Kalau saudara punya persoalan belajarlah dengan berdoa + puasa. Juga kalau anda ingin mempunyai iman yang besar anda perlu berdoa dan berpuasa. 6. Iman bertumbuh karena percobaan, tantangan dan peperangan rohani. I Samuel 17:34-37. Semua pahlawan Israel ciut nyalinya melihat raksasa Goliat yang menantang barisan Israel. Tetapi Daud berbeda, ia mengajukan diri kepada Saul untuk melawan Goliat. Daud berkata bahwa ia sudah pernah mengalahkan singa dan beruang yang berusaha menerkam domba milik ayahnya. Daud berkata, kalau Tuhan melepaskan aku dari cakaran singa dan beruang maka Goliat itu juga akan saya lenyapkan. Saudara mau mengalahkan musuh-musuh yang besar, anda harus bisa terlebih dahulu mengalahkan musuh-musuh yang kecil. Melalui tantangan demi tantangan iman bertumbuh, makin besar, makin besar. Kita akan menang dan sukses, bahkan lebih dari pemenang!Iman bertumbuh, sukses dan berkat juga bertumbuh!

Zaman ini kita perlu berkat-berkat Tuhan yang luar biasa dan iman kita juga harus luar biasa. Saya berdoa dan beriman bahwa jemaat GPdI Maranatha menjadi jemaat yang bertumbuh imannya, dari kecil makin besar, dari terbatas menjadi berkembang. Karena itu praktekkanlah Firman ini Tuhan ini. Saya yakin akan ada perubahan besar dalam hidup anda. Tuhan Yesus memberkati!

Terang bagi Bangsa

TERTAWA MASA DEPAN PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Jul 02, 2008 at 02:53 PM

Amsal 31:10-31
Perikop di atas berbicara tentang istri. Efesus 5:22-33 mencatat bahwa hubungan suami-istri dianalogikan dengan hubungan Kristus dengan Jemaat. Kristus Yesus adalah suami/kepala dan jemaat/gereja adalah istri. Jadi kalau kita berbicara tentang istri dalam kiasan Alkitab berarti menguraikan tentang jemaat Tuhan.
Penulis kita Amsal adalah raja Salomo. Di sejarah dunia Salomo terkenal dengan orang yang paling banyak mempunyai istri ; 300 istri dan 700 gundik. Tentu istri-istri Salomo adalah wanita-wanita tercantik di seluruh dunia. Rupanya kecantikan istri-istrinya tidak membuat Salomo bahagia. Sebab dalam Amsal 31:10 Salomo berkata ; Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. Dalam bahasa Inggris ada dua arti kata ”cakap” yaitu ”noble character = mempunyai karakter yang agung, mulia. Arti kedua dari ”cakap” ialah ”virtuous” yang berarti sangat ahli, sangat bermartabat. Salomo bertanya : siapakah yang akan mendapatkan istri yang cakap. Tuhan Yesus juga mencari istri atau gereja Tuhan yang cakap? Jemaat yang tanpa cacat dan kerut. Baca Efesus 5:22-33. Istri yang cakap lebih berharga daripada permata. Permata yang tertinggi karatnya hanya dimiliki Ratu Elisabeth, dari Inggris, yang mencapai ratusan karat. Tetapi walaupun mempunyai permata 1000 karat, istri yang cakap lebih berharga dari itu.

Dalam ayat-ayat di atas Salomo menguraikan kualifikasi istri yang cakap, jumlahnya sekitar 37 keistimewaan. Sudah hebat kalau ada seorang istri di jemaat ini yang mempunyai 15 dari 37 keistimewaan yang diuraikan Salomo.
Salah satu keistimewaan istri yang cakap yang saya khotbahkan hari ini terdapat dalam kalimat terakhir Amsal 31:25 : ”ia tertawa tentang hari depan.” Kata 'tertawa' digunakan kata ”laugh” dan ”rejoice” artinya sukacita. Bersukacita untuk masa depan. Banyak orang panik ketika menjelang pensiun. Cemas memikirkan kebutuhan yang terus meningkat di masa yang akan datang. Tetapi gereja yang adalah bayangan dari wanita yang cakap bisa tertawa tentang hari depan.
Sebuah survey di Inggris mengatakan bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan dan membuat bahagia bukanlah pekerjaan seorang pelawak yang kesehariannya bekerja membuat orang tertawa dan senang. Sebab seorang pelawak bisa saja membuat orang lain senang tetapi belum tentu ia bahagia. Bd. Amsal 14:13 ”Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan”. Ada manusia tertawa tetapi hatinya merana. Tetapi istri yang digambarkan raja Salomo adalah istri yang tertawa, yang gembira, yang berbahagia menatap masa depan.
Apakah mungkin kita bisa tertawa menghadapi masa depan dengan keadaan dunia yang semakin gelap, kejahatan yang merajalela, bencana-bencana alam yang mengerikan serta harga-harga yang terus melambung naik?
Apa yang membuat gereja Tuhan bisa melihat masa depan dengan tertawa :
1. Janji Tuhan mengenai masa depan kita. Yeremia 29:11,12
Tuhan menyusun rancangan bagi kita, suatu rancangan damai sejahtera yang bertujuan memberikan kepada kita masa depan yang penuh pengharapan. Namun lebih lanjut dalam ayat 12 dikatakan bahwa apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu. Ternyata ada prosedur supaya kita bisa menerima janji masa depan yang penuh harapan yaitu apabila kita mencari Tuhan, apabila kita berdoa. Kalau kita mencari Tuhan pasti terjadi pemulihan / transformasi. Hal yang mustahil bisa menjadi mungkin. Yang lemah bisa Tuhan berikan kekuatan. Rumah tangga, ekonomi, karir, bisnis, bahkan anak-anak yang krisis bisa berubah menjadi okay, kalau kita mencari Tuhan. Saya selalu menghimbau seluruh jemaat supaya selalu mengundang Tuhan di rumahmu, di kamarmu, di pekerjaanmu. Banyak penghalang yang dibuat iblis supaya kita tidak bisa berdoa. Tetapi usahakanlah berdoa 1 jam atau 2 jam setiap hari. Doa itu yang menjamin masa depan kita penuh harapan.
2. Janji Tuhan tentang Pemulihan. Mazmur 126:1-3.
Sion adalah bayangan dari gereja Tuhan. Ketika Tuhan memulihkan keadaan kita maka mulut kita penuh dengan tertawa. Kita bisa tertawa tentang masa depan kalau terjadi pemulihan. Pemulihan atau restorasi berarti yang hilang (dicuri), diganti. Yang rusak, dibaharui. Yang sudah kurang ditambah kembali.
Kerukunan rumah-tangga yang hilang, sukacita yang hilang, kerajinan beribadah yang hilang, kesetiaan yang hilang dicuri Iblis akan diganti Tuhan kembali. Hidup yang rusak karena tidak bersama Yesus dibaharui kembali. Yang mengalami kekurangan kasih, kurang berkat, dlsb, Tuhan akan tambah kembali. Dan kalau pemulihan itu terjadi maka hati dan mulut kita penuh dengan sorak-sorai. Saya percaya bahwa Tuhan selalu mau memulihkan keadaan kita.
3. Janji Tuhan ketika dalam percobaan yang berat. Ayub 8:21 ”Ia masih akan membuat mulutmu tertawa dan bibirmu bersorak-sorak.” Biasanya kalau kita berada dalam pencobaan berat kita menangis atau bersedih. Tetapi rasul Yakobus menganjurkan supaya apabila kita mengalami percobaan berat berdoalah kepada Tuhan. Yakobus 5:13-16. Kalau dirundung percobaan, jangan malas beribadah, jangan malas berdoa, jangan malas membaca Firman Tuhan. Justru dalam pencobaan kita musti lebih dekat kepada Tuhan. Sebab sesudah pencobaan berat untuk sementara waktu itu Tuhan akan membuat kita tertawa. Kita bisa kembali bersorak-bersorak sebab Tuhan campur tangan dalam hidup kita.
4. Mati adalah Keuntungan. Filipi 1:20-21.
Beberapa hari lalu Pdt. DA. Supit di Bd Lampung sudah pulang ke Rumah Bapa di Surga. Ia mengalami gagal ginjal. Namun sebelumnya ia berkata kepada Tuhan : kalau Tuhan masih mau pakai saya tolong Tuhan sembuhkan tanpa campur tangan dokter. Tetapi kalau tidak saya sudah siap dipanggil ke Rumah Bapa. Hal yang sama dialami oleh Pdt. Ronny Bolung di Batam yang beberapa minggu lalu juga dipanggil pulang ke Rumah Bapa. Seorang pendeta dari Jakarta, Pdt. Benni Santoso, ketika ia divonis dokter kanker lever, ia berdoa minta kesembuhan dari Tuhan. Tetapi Tuhan menjawab sudah cukup anugrah-Ku bagimu. Lalu sebelum meninggal, hamba Tuhan ini menyusun seluruh acara pemakamannya.
Bagi mereka, kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan melainkan sebuah keuntungan.
Paulus berkata bahwa kalau kita milik Tuhan maka hidup adalah untuk Kristus dan mati adalah keuntungan.
Keuntungan biasanya kita peroleh dari hasil usaha, hasil investasi. Dan orang yang bisa tertawa adalah orang-orang yang sudah investasi dalam Tuhan. Orang yang sudah bekerja buat Tuhan. Apakah anda sudah mempunyai investasi dalam pekerjaan Tuhan?

Jadi pada kesempatan ini saya menghimbau semua jemaat supaya hadapilah masa depanmu dengan Tuhan Yesus. Sebab kalau kita memandang masa depan dengan iman, dengan percaya maka kita bisa tertawa tentang masa depan yang cerah. Tuhan Yesus memberkati!

Terang bagi Bangsa

BUKA MATA ROHANI PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Jul 02, 2008 at 03:03 PM

II Raja 6:8-18
Kerajaan Israel selalu dalam status perang dengan Kerajaan Aram. Kerajaan Aram jauh lebih kuat dari kerajaan Israel baik dari jumlah tentaranya maupun persenjataannya. Kerajaan Aram juga mempunyai seorang raja yang hebat mengatur strategi perang. Namun tentara Aram selalu gagal menghadang pasukan Israel walaupun dengan strategi perang yang hebat. Hal itu membuat raja Aram marah dan menyangka adanya pengkhianat di kalangan tentara Aram. Ternyata setelah diselidiki didapati bahwa di tengah-tengah Israel ada seorang nabi yang hebat bernama Elisa, yang selalu mengetahui setiap strategi perang raja Aram sebelum menyerang Israel. Raja Aram kemudian menyiapkan pasukan yang sangat besar untuk mengepung nabi Elisa. Pasukan berjalan kaki, pasukan berkuda dan pasukan kereta dikerahkan hanya untuk menangkap seorang nabi.

Ketika pelayan Elisa melihat bahwa kota telah dikepung pasukan Aram, ia ketakutan dan memberitahukan kejadian itu kepada tuannya Elisa. Elisa berkata : "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." Pelayanan itu tidak mengerti maksud Elisa. Lalu nabi Elisa meminta kepada Tuhan supaya dibukakan mata hambanya. Mata yang dimaksudkan Elisa disini adalah mata spiritual, mata rohani dari pelayannya. Mata yang bisa melihat ke alam roh. Ketika Tuhan membuka mata pelayan itu maka tampaklah kuda dan kereta berapi di sekeliling Elisa. Ketika melihat hal itu pelayan itu kaget dan bersukacita.
Kita semua mempunyai dua mata jasmani. Peranan mata sangat penting sekali. Kitab Amsal berkata bahwa mata adalah pelita hati. Tetapi sebagai anak-anak Tuhan kita perlu mata rohani yang bisa melihat dalam alam roh. Mata rohani pelayan Elisa harus dibukakan supaya bisa melihat dalam alam roh akan kuda dan kereta berapi yang dikirim Tuhan untuk melindungi Elisa.

1. Kita harus mampu melihat dalam ROH --> baru kita lihat keajaiban Tuhan
Banyak orang Kristen, percaya kepada Yesus, rajin masuk gereja, tetapi hanya mempunyai mata jasmani yang sangat terbatas jangkauannya. Bahkan suka menyanyikan lagu-lagu tentang kebesaran Tuhan, namun ia melihat Tuhan sangat kecil. Sebab ia melihat dari kacamata jasmani yang terbatas sekali, yang tidak mampu menembus alam roh. Apabila kita mampu melihat dalam alam roh maka kita akan melihat keajaiban, kedahsyatan dan keagungan Tuhan. Akan menyaksikan yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Karena itu mata rohani harus dibukakan supaya kita bisa melihat kuasa Tuhan yang lebih besar.

2. Kita harus melihat Sang PENCIPTA, bukan hasil ciptaan. Mazmur 121:1-2
Daud berkata : ”Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.”
Kota Daud yaitu Yerusalem dikelilingi gunung-gunung. Di gunung-gunung itu ada gua-gua yang sering para pemberontak dan perampok bersembunyi. Menurut Daud mungkin ada orang-orang di gunung-gunung yang bisa menolongnya. Memang seringkali kita melayangkan mata kepada apa saja di dunia ini yang bisa menolong kita. Tetapi kemudian Daud mengaku bahwa pertolongannya bukan datang dari gunung-gunung, bukan dari daratan, bukan juga dari langit tetapi dari Pencipta langit dan bumi yaitu Tuhan.
Puji Tuhan kalau anda mempunyai rumah yang besar, punya mobil yang mewah, punya usaha yang berhasil. Tetapi mata anda jangan terpaku kepada uang, kepada perkebunanmu, kepada kekayaan bumimu. Sebab kekayaan bumi ini tidak akan ada tanpa adanya Tuhan yang menciptakannya. Memang secara spontan mata kita selalu mencari pertolongan dari dunia, tetapi pemazmur berkata pertolonganku bukanlah dari langit dan bumi melainkan datang dari Tuhan. Tuhan itu Roh adanya maka kita hanya bisa melihatnya dengan mata rohani.


3. Kita harus melihat Tuhan di surga dengan kerendahan hati dan penyerahan. Mazmur 123:1-2.
Zaman dahulu masih ada hamba atau budak yang tidak memiliki hak sama sekali. Tangan majikannya sangat berarti bagi seorang budak. Dan isyarat dari tangan seorang tuan dapat menentukan hidup ataupun matinya seorang budak. Itu sebabnya mata seorang budak memelas kepada tuannya.
Mata yang mampu melihat dalam alam roh, mampu melihat keajaiban dan kebesaran Tuhan haruslah mata yang rendah hati dan penuh penyerahan. Jangan mengharapkan pertolongan Tuhan dengan sikap sombong. Di depan Tuhan kita semua hamba. Ini saatnya untuk melihat pertolongan Tuhan yang ajaib dalam kehidupan kita tetapi kita harus mempunyai sikap rendah hati. Karena kalau kita angkat tangan maka Tuhan turun tangan dan kalau kita turun tangan maka Tuhan pun angkat tangan. Kita musti mempunyai hati yang selalu mendekat dengan Tuhan, hati yang rendah dan menyerah kepada Tuhan untuk melihat pertolongan yang tidak ada batasnya.

4. Melihat pertolongan Tuhan dalam alam Roh --> hidup dalam IMAN. 2 Korintus 5:7
Ayat ini mengajar kita untuk melatih diri melihat dalam alam roh. Hidup orang percaya bukanlah karena melihat. Kalau anda bisa melihat dengan mata spiritual maka saya yakin anda akan lebih bersemangat lagi mengikut Tuhan. Karena yang saudara pandang adalah janji-janji Tuhan yang luar biasa. Hidup kita bukanlah hidup karena melihat tetapi percaya yaitu iman.
Sekarang banyak keajaiban dunia oleh karena kecanggihan teknologi pengetahuan. Namun saya juga percaya bahwa di akhir zaman ini Tuhan akan mengadakan mujizat yang lebih besar. Oleh sebab itu penting sekali kita hidup / berjalan di dalam iman. Kita mempunyai Tuhan yang besar dan kita bisa demonstrasikan tentu dengan iman yang besar.

PDT. M. D. Wakkary

MENGAPA KITA HARUS SELALU MEMULIAKAN DAN BERSYUKUR KEPADA TUHAN PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Aug 18, 2008 at 02:01 PM

Roma 1:18-21
Dunia dewasa ini semakin penuh dengan kelaliman dan kefasikan. Premanisme, terorisme, korupsi dan kriminalitas lainnya semakin merajalela. Walaupun koruptor makin berani, pelaku seks abnormal makin banyak, perampokan-pembunuhan makin menjadi-jadi dan pecandu makin bertambah, namun Injil diberitakan luar biasa. Di China hampir setiap hari lima puluh ribu orang bertobat. Juga di Indonesia jiwa-jiwa bertambah yang diselamatkan. Walaupun banyak tekanan, banyak gereja ditutup, ada gereja yang dibakar, sulit utk membangun gedung gereja, tetapi gereja Tuhan di Indonesia bertumbuh dan berkembang.
Di dunia ini sebenarnya banyak orang mengenal Allah, termasuk orang Kristen mengenal Yesus, tetapi mereka tidak memuliakan atau bersyukur kepada Allah. Hari Minggu saja banyak orang Kristen yang tidak masuk ke gereja, padahal hari Minggu umumnya adalah hari libur.
Seorang yang mengenal Tuhan harus selalu memuliakan dan bersyukur kepada Tuhan.
Ada tiga alasan utama kenapa

kita harus selalu memuliakan Tuhan :
1. Kisah P.R. 17:25-28. Tuhan memberikan hidup dan nafas kepada semua orang, dengan tidak memandang bangsa, suku, warna kulit, gender, umur, pangkat / jabatan, harta, dll.
Kita musti bersyukur kepada Tuhan kalau kita masih hidup dan bernafas. Kalau anda dirawat di ruang ICU, berapa banyak uang yang anda keluarkan untuk membayar oksigen. Tuhan yang memberikan nafas kepada manusia setiap harinya dengan gratis. Nyawa tidak bisa dibeli di supermarket mana pun di dunia ini. Kita bisa hidup dan beraktivitas hanyalah karena kemurahan Tuhan. Tuhan juga memberikan segala sesuatu yang kita perlukan dalam hidup ini. Tuhan memberikan matahari, air, pohon-pohon yang menciptakan lingkungan yang sejuk dan bersih. Karena itu hargailah pemberian Tuhan dengan selalu bersyukur kepada-Nya.

2. Yohanes 3:16. Tuhan memberikan keselamatan dan hidup kekal
Umur manusia di dunia ini bisa 70 tahun, bisa 80 tahun, tetapi ada yang hanya 40 tahun, ada juga hanya 30 tahun. Tetapi di dalam iman kepada Yesus Kristus kita memperoleh hidup yang kekal. Umur kita di dunia terbatas, tetapi jiwa dan roh kita dapat hidup kekal sampai selama-lamanya. Karena kasih Allah yang besar di dalam Anak-Nya Yesus Kristus, kita tidak usah masuk neraka, tidak menerima hukuman dan tidak akan menderita selama-lamanya. Siapa pun yang percaya kepada Yesus tidak akan binasa tetapi beroleh hidup yang kekal. Untuk alasan ini kita musti bersyukur dan memuliakan Tuhan.

3. Roma 8:32. Tuhan memberikan cuma-cuma segala hal dalam iman dan kasih kepada Tuhan, (how shall He not with Him also freely give us all things).
Di dunia ini semua musti bayar, apalagi di kota-kota besar. Parkir saja harus bayar mahal. Tetapi dalam iman kepada Kristus, Tuhan memberikan segala sesuatu kepada kita dengan gratis. Tuhan memberikan keselamatan dengan gratis, nafas hidup dengan cuma-cuma, berkat-berkat rohani-jiwani- jasmani juga dengan gratis. Karena itu layaklah kita bersyukur dan memuliakan Tuhan.

Nah, ada 3 cara memuliakan Tuhan :
1. Muliakan Allah dengan tubuhmu. Roma 12:1, I Korintus 6:20
Allah telah membeli hidup kita dan harganya telah lunas dibayar oleh darah Yesus di Golgota. Karena itu tubuh kita harus memuliakan Tuhan. Dalam I Korintus 6:12-18 dicatat bahwa tubuh kita adalah milik Tuhan dan jangan dicemari oleh dosa tetapi gunakan untuk kemuliaan Tuhan. Tubuh kita harus dijaga dari segala pencemaran duniawi. Dijaga dengan tidak mereguk minuman keras, tidak merokok, tidak narkoba, sebab merusakkan tubuh. Dijaga dari dosa seks, dosa makanan. Makan itu memang tidak dosa tetapi menjadi budak makanan adalah dosa. Makanlah makanan yang diperlukan kesehatan tubuh. Kita harus selalu memuliakan Tuhan dengan tubuh kita.

2. Bersyukur kepada Allah dengan pujian penyembahan melalui mulut kita. Ibrani 13:15.
Semua anak Tuhan harus bisa memuji dan menyembah Tuhan. Memang ada beberapa orang beralasan tidak bisa menyanyi. Tetapi setiap kali bayi lahir, selalu ditandai dengan menangis atau bersuara yang terdiri dari nada-nada. Hal ini menunjukkan bahwa dari sejak bayi Tuhan sudah berikan kemampuan untuk menyanyi. Setiap hari kita menerima berkat Tuhan. Dan Tuhan menghendaki agar kita mengucapkan syukur dan memuliakan namaNya. Baca I Tesalonika 5:18. Jangan malu dan jangan berhenti memuliakan Tuhan dengan nyanyian. Senantiasa mulut kita memuji memuliakan Tuhan.

3. Pemberian / Korban / Pelayanan Kasih, melimpahkan syukur kepada Allah. 2 Korintus 9:12, Ibrani 13:16, Amsal 3:9.
Ternyata pemberian kasih atau korban-korban kita melimpahkan ucapan syukur kepada Allah. Ada orang memberikan korban syukur karena naik kelas, karena memasuki rumah baru, karena ulang tahun, dllsb, dan korban-korban itu melimpahkan syukur kepada Tuhan. Karena itu muliakanlah Tuhan dengan uang kita, dengan harta kita, dengan pemberian kasih kita.
Sekarang kita sedang melakukan renovasi besar-besaran gedung gereja kita. Renovasi ini dapat berjalan karena jemaat mau digerakkan Tuhan berkorban untuk pekerjaanNya. Muliakanlah Tuhan dengan pemberian/korban/pelayanan kasih anda.

Saya yakin, segala sesuatu yang anda perlukan akan Tuhan sediakan, apabila anda mau memuliakan Tuhan dengan melakukan tiga cara di atas. Zaman sekarang semua serba sulit dan mahal. Karena itu perbanyaklah syukur kepada Tuhan. Perbanyaklah waktu anda beribadah kepada Tuhan, maka saya percaya bahwa semua yang 'sulit-sulit' itu bisa Tuhan berikan solusi, semua yang buntu Tuhan bukakan jalan, semua yang mustahil menjadi mungkin, asalkan kita percaya FirmanNya dan selalu memuliakan Tuhan. Haleluyah!

PDT. M. D. Wakkary

JAMINAN Janji Tuhan PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Oct 13, 2008 at 02:32 PM

II Korintus 1:20
“Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.”
Janji Tuhan bagi orang percaya sangat banyak sekali. Janji Tuhan itu sering kita dengar dalam khotbah-khotbah, kita baca dalam ALKITAB, dalam buku-buku rohani, dan pada banyak media lainnya. Rasul Paulus menegaskan bahwa sikap orang percaya terhadap seluruh janji Tuhan haruslah berkata “ya”. Semua janji Tuhan adalah “ya” karena janji itu benar, berkuasa dan memberkati. Tidak ada pilihan lain selain berkata 'ya' kepada janji Tuhan.
Paulus kemudian melanjutkan, bahwa kita harus berkata 'amin”. Ucapan 'amin'

lebih mulia dari kata 'ya'. Amin adalah sebuah pernyataan kepada Allah sekaligus suatu penyembahan kepada Tuhan. Jadi sangat penting bagi orang percaya untuk senantiasa membiasakan diri mengucapkan ya dan amin setiap mendengar janji Tuhan. Walaupun harus diakui bahwa sebagian orang Kristen masih belum menikmati janji-janji Tuhan. Atau mungkin sudah mengalaminya tetapi hanya beberapa persen saja dari sekian banyak janji Tuhan.
Roma 4:20-21. Abraham adalah figur panutan bagi orang percaya mengenai iman kepada jaminan janji Tuhan. Ketika Abraham berumur 75 tahun, Tuhan sudah berjanji untuk menjadi Bapak banyak bangsa, memiliki keturunan seperti bintang di langit banyaknya. Tetapi hingga Abraham berumur 100 tahun dan Sarah istrinya 90 tahun, janji Tuhan tentang keturunan belum digenapi. Fisik Abraham semakin lemah, tenaganya semakin berkurang. Sarah, secara bilogis tidak mungkin lagi melahirkan anak sebab kandungannya sudah tertutup. Tetapi dengan jelas Alkitab mencatat bahwa dalam situasi yang demikian Abraham semakin memantapkan imannya dan semakin yakin akan janji Tuhan.
Kita harus yakin dan memberikan respons kepada semua Firman Tuhan. Walau janji Tuhan itu belum terjadi atau kelihatannya mustahil tetapi kita harus selalu berkata amin. Fisik kita bisa lemah tetapi iman kita terhadap janji Tuhan haruslah teguh berdiri. Abraham makin yakin di saat fisiknya makin lemah. Seringkali kita ingin banyak ditolong oleh Tuhan tetapi kita tidak pernah berani membuat pernyataan iman kepada janji Tuhan.
Pernyataan atau pengakuan mulut kita kepada janji Tuhan sangat besar kuasanya :
1. Perkataan iman kita. Ibrani 13:6 Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
Kenapa dengan yakin kita dapat berkata “Tuhan adalah Penolongku?” Jawabannya terdapat dalam ayat 5, “Karena Allah telah berfirman”. Jadi kalau Allah sudah berfirman kita harus merespons dengan perkataan ya, amin.
Salah satu janji Allah dalam kitab Keluaran 15:26 menyebutkan bahwa Tuhan adalah Penyembuh (Yahweh Rapha). Yesaya 53:5 oleh bilur-bilurNya kita menjadi sembuh. Jadi, jangan panik kalau diserang penyakit.
Banyak lagi janji Tuhan untuk kebutuhan kita setiap hari dan hanya bisa kita peroleh dengan percaya teguh kepada janji Tuhan.
2. Ucapan Amin dan Haleluyah adalah penyembahan surgawi. Wahyu 19:4.
Banyak pemeluk agama yang mengucapkan kata 'amin'. Tetapi darimanakah sebenarnya kata 'amin' orang Kristen. Dalam kitab Wahyu 19:4 kita membaca bahwa empat makhuk dan 24 orang tua-tua di surga selalu menyembah Allah dengan berkata : “amin, haleluya.” Jadi ucapan 'amin, haleluya' adalah kata-kata pujian dan penyembahan, kata-kata sorgawi. Orang Kristen khususnya pantekosta dan kharismatik mempunyai banyak sekali ucapan-ucapan rohani, misalnya : shalom, luar biasa, dahsyat, dllsb, tetapi yang paling sering digunakan dan datangnya dari surga adalah kata : amin, haleluya. Dua kata sorga ini memberi efek ganda yaitu penyembahan kepada Tuhan dan memberi kekuatan kepada yang mengucapkan. Karena itu kita harus membiasakan diri mengucapkan 'amin, haleluyah'.
Sekarang ini banyak sekali siasat Iblis untuk melemahkan orang-orang percaya. Tetapi kalau kita banyak menyembah Tuhan, mengucapkan amin, haleluya, maka iman kita akan bertambah kuat.
3. Roh Kudus jaminan dari semua yang Tuhan sediakan.
Apakah yang menjadi jaminan bagi kita bahwa semua janji-janji Tuhan bisa dimiliki orang percaya? 2 Korintus 1:22. Jaminannya ialah Roh Kudus. Roh Kudus adalah Allah yang mahahadir. Allah Roh Kudus menyertai gereja Tuhan di seluruh penjuru dunia ini. Roh Kudus bisa masuk di hati setiap orang percaya. Roh Kudus menjadi Pembela, Penolong bagi kita. Roh Kudus sebagai jaminan bagi kita untuk bisa menikmati janji-janji Allah.
Efesus 1:14. Roh Kudus adalah jaminan bagi kita sebelum kita sampai menikmati seluruh janji Allah. Roh Kudus yang memimpin kita kepada begitu banyak janji-janji Tuhan. Jadi Roh Kudus itu sebagai jaminan atau down payment atau panjar dari semua janji-janji Tuhan bagi gereja-Nya. Tuhan memberkati!

PDT. M. D. Wakkary

Hidup DALAM TERANG PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary
Oct 13, 2008 at 02:52 PM

I YOHANES 1:5-7
Sebelum umat Islam memasuki bulan puasa, PLN sudah mengumumkan bahwa selama bulan Ramadhan tidak akan ada pemadaman listrik di kota Medan. Semua orang senang mendengar berita ini, sebab hidup di kota tanpa penerangan sangat berat sekali. Tetapi tahukah anda bahwa sekarang ini banyak orang yang hidup dalam kegelapan dosa, kegelapan rohani. Secara alamiah kita perlu terang tetapi dalam hal rohani juga kita sangat butuh Terang Tuhan, terang keselamatan.

Tetapi sangat disayangkan, masih banyak manusia lebih memilih hidup dalam gelap daripada hidup dalam terang. Bahkan ada orang Kristen, yang rajin masuk gereja, rajin memberi persembahan, tetapi hidup kekristenannya masih dalam kegelapan.
Ciri-ciri orang yang hidup dalam kegelapan adalah :
I Tesalonika 5:4-7
1. Hari Tuhan datang seperti pencuri. Orang yang hidup dalam kegelapan tidak mengerti dan tidak mau tahu tentang kedatangan Yesus yang kedua kali. Ia tidak percaya pengangkatan gereja Tuhan, tidak mengerti kebangkitan orang mati, ketika Yesus datang kembali ke dunia. Ia masih hidup dalam kegelapan walaupun beragama Kristen.
2. Tidur. Orang yang tidur tidak berbuat apa-apa alias pasif. Orang Kristen yang tidak pernah berbakti, tidak pernah menyembah Tuhan, tidak pernah baca firman Tuhan, tidak pernah melayani, adalah orang yang kerohaniannya tidur dan hidup dalam kegelapan. Sekarang banyak sekali diadakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), tujuannya adalah supaya orang-orang Kristen yang rohaninya tidur bangun kembali.
Dalam Matius 25:1-13 dikisahkan tentang lima gadis yang bijaksana dan lima gadis yang bodoh. Gadis atau wanita ini adalah gambaran gereja Tuhan di akhir zaman. Gadis yang bodoh itu mempunyai minyak, tetapi waktu Yesus datang minyaknya habis. Mobil mewah sekalipun menjadi tidak berarti sama sekali kalau tidak ada minyaknya. Demikian orang Kristen yang tidak mempunyai minyak, lampu hidupnya padam. Banyak orang Kristen pada awalnya bersemangat tetapi di tengah jalan berhenti, tidur, tidak melakukan apa-apa, akhirnya tidak beribadah.
3. Mabuk. Mabuk artinya tidak sadar. Ada orang yang mabuk kerja, ada yang mabuk politik, ada yang mabuk asmara, mabuk alkohol, mabuk narkoba yang membuat pikirannya rusak. Saya harap tidak ada jemaat GPdI Maranatha yang mabuk, yang selalu membuat masalah/keributan. Orang yang mabuk pasti hidup dalam gelap. Barangkali anda tidak mabuk alkohol, tetapi mabuk cari duit, mabuk dapat kedudukan, mabuk dengan karirmu, sehingga tidak muncul dalam kebaktian.
Efesus 5:3-8
4. Percabulan dan rupa-rupa kecemaran. Di dunia modern tetapi gelap ini, percabulan dan rupa-rupa kecemaran sudah terang-terangan. Di mana-mana ada gambar-gambar wanita dengan pakaian yang sangat minim. Kalau anda menyentuh hal-hal yang demikian berarti anda hidup dalam gelap.
Kira-kira sepuluh tahun lalu ada seorang pendeta yang masih muda dari Amerika mengadakan KKR di Pardede Hall. Dia luar biasa dipakai Tuhan dalam pelayanan. Tetapi beberapa bulan kemudian, kakaknya dari Amerika mengirim surat kepada saya menginformasikan bahwa pendeta tadi sedang menjalani masa pendisplinan, dinon-aktifkan dari pelayanan. Karena ternyata pendeta yang populer itu, jatuh dalam dosa homoseksual dengan bodyguard-nya. Ia selalu memberitakan Firman Tuhan, Terang Tuhan, tetapi ia sendiri hidup dalam kegelapan.
5. Serakah. Kenapa 'penyakit' korupsi sekarang ini merajalela, karena serakah. Orang Kristen tidak boleh serakah. Kita selalu diajar : beri maka kamu akan diberi. Gereja kita mendapat sound-system yang baru karena ada anak Tuhan yang tidak serakah. Berkat yang diterima tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk pekerjaan Tuhan. Orang-orang yang serakah pertanda masih hidup dalam kegelapan.
6. Penyembahan berhala. Berhala dalam bahasa Inggris disebut 'idol'. Idol artinya yang dipuji, yang diagungkan. Jadi berhala itu adalah segala sesuatu yang kita agungkan. Berhala bisa terjadi di mana-mana. Ada pekerjaannya jadi berhala, ada cucunya jadi berhala, ada mobilnya jadi berhala, dllsb. Kalau anda melakukan sesuatu supaya jadi 'idol', supaya dipuji, supaya tenar, itu sudah memberhalakan diri. Semua yang aktif dalam pelayanan worship-team harus hati-hati, anda melayani, anda menari, bermain musik bukan supaya dipuji orang, tetapi kita memuja Tuhan, memuliakan Dia. Tidak boleh ada unsur yang menggantikan posisi Tuhan yang absolut, dalam hidup kita.
7. Perkataan kotor, kosong. Ada ibu-ibu yang suka latah. Dan biasanya kalau latah yang keluar dari mulutnya adalah perkataan kotor. Itu tidak boleh. Sebab yang demikian adalah tanda orang yang hidup dalam gelap. Kalau anda latah, berdoa supaya penyakit latah disembuhkan. Seandainya tetap latah, ketika anda kaget ucapkanlah Haleluyah, Puji Tuhan! Jangan biasakan memaki, menghujat, seperti sebagian orang masih lakukan.

Hidup dalam terang antara lain ditandai dengan :
I Yohanes 1:7
1. Persekutuan sesamanya. Ada orang Kristen yang tidak mau bersekutu dengan sesama orang percaya. Tidak mau salaman di gereja, tidak mau berjemsel, tidak mau aktif dalam wadah pelayanan. Namun kalau arisan atau kumpul-kumpulan di lain tempat sangat bersemangat mengikutinya. Orang yang demikian belum hidup dalam terang. Orang yang hidup dalam terang suka bersekutu dengan saudara seiman.
2, Darah Yesus menyucikan dari segala dosa. Dalam persekutuan orang benar Tuhan hadir. Matius 18:20. Dan darah Yesus menyucikan kita semua dari dosa, jikalau kita mengakui jujur.
Efesus 5:9
3, Kebaikan 4, Keadilan 5, Kebenaran

Kita harus terus bergumul mencapai ketiga hal ini, berbuat baik, berbuat adil dan berbuat benar.
I Tesalonika 5:8
6, Iman 7, Kasih. I Korintus 13:13. 8, Pengharapan.
Inilah prinsip-prinsip penting hidup dalam terang.

Yohanes 8:12 - Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."
Yesus adalah Terang Dunia. Setiap orang yang percaya dan mengikut Yesus tidak hidup dalam gelap tetapi mempunyai Terang Tuhan. Itu sebabnya dalam Matius 5:14 Yesus kemudian berkata : ”Kamu (orang percaya) adalah terang dunia.” Tetapi kita sangat prihatin sebab masih banyak manusia lebih suka kegelapan. Baca Yohanes 3;19-21. Karena itu Yesus memanggil kita untuk keluar dari gelap. I Petrus 2:9.
Karena itu ajak mereka yang masih tinggal dalam gelap supaya keluar dari gelap dan berjalan dalam terang Tuhan. Hidup dalam gelap berarti hidup dalam dosa.
Saya harap kita berjalan dalam terang Tuhan. Mungkin ada yang sudah bertahun-tahun jadi anggota jemaat tetapi belum berjalan dalam terang atau kakinya terpasung dalam hal yang gelap. Berdoalah supaya Tuhan mengangkat anda dari hidup gelap dan menjadi anak-anak terang. Haleluyah!